SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
INTERNET
February 22nd, 2016 by mustika.fathimatul.h

Sejarah Internet

Sejarah internet dimulai pada Agustus 1962 dan penciptaan internet pertama kali dikemukakan oleh J.C.R Licklider dari MIT Massachutts Institute of Technology. Konsep awal dinamakan “Galactic Network”. ia mengemukakan tentang jaringan global yang memungkinkan orang dapat mengakses data dan program dari mana saja. Oktober 1962 beliau mengepalai program penelitian komputer di ARPA yang merupakan bagian dari Departmenet Pertahanan Amerika Serikat.

Pada 1965 peneliti dari MIT bernama Lawrence G. Roberts sering juga disebut Larry Roberts dan Thomas Merill melakukan koneksi komputer TX-2 di MIT dengan komputer Q-32 di California menggunakan jalur telpon berkecepatan rendah untuk menciptakan jaringan berskala luas untuk pertama kalinya.

Pada tahun 1966 Larry Roberts mengembangkan konsep jaringan komputer/ Kemudian beliau merencanakan jaringa yang disebut ARPANET yang dipublikasikan pada tahun 1967. Pada tahun 1969 ARPANET telah melibatkan empat buah komputer yang terkoneksi. Komputer pertama berada di university of California Los Angelos, komputer ke dua berada di Stanford Research Institute, komputer ketiga berada di University of California Barbara dan komputer ke empat berada di University Utah.

Pada tahun 1971 jumlah komputer yang terhubung ke ARPANET mencapai 14 buah. Pada tahun ini pulalah protokol Telnet dan FTP berhasil dibangun. Pada tahun 1972 larry Roberts dan Bob Kahn mengenalkan ARPANET pada konferensi ICCC yang diselenggarakan di Washignton.

Pada tahun 1972 Ray Tomliinson menulis program yang memungkinkan surat elektronik dikirimkan ke jaringan ARPNET. Beliaulah yang merancang konversi “user@host.” Pada tahun ini pula ARPANET menggunakan NCP untuk menstransfer data. Pada tahun yang sama ARPA beruah nama menjadi DARPA. Tambahan huruf D berasal dari kata Defense. Pada tahun ini ARPANET melakukan koneksi international yang pertama dengan University College of London dan Royal Establishment di Norwegia.

Pada tahun 1978 Unix to Copy Protocol ditemukan di Labolatorium Bell. Program ini berguna untuk melakukan file transfer.

Pada tahun 1979 news group yang diberi nama USENET beroperasi dengan dasar UUCP. Penciptanya adalah Tom Truscott dan Jim Ellis (kedua mahasiswa di Duke University) dan Steven Bellovin (dari Universitas North Carolina). Pemakai dari seluruh dunia bergabung ke grup diskusi ini membicarakan masalah jaringan, politik, agama dan berbagai topik lainnya,

Pada tahun 1982 DCA atau Defense Communication Agency dan DARPA membentuk protokol yang disebut TCP/IP untuk ARPANET. Selanjutnya, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyatakan TCP/IP sebagai sebuah sntadar. Saat itulah internet didefinisikan sebagai sekumpulan jaringan yang terhubung yang menggunakan TCP/IP sebagai protokol.

Pada tahun 1983 John Postel dan Paul Mockapetris dan Craig Partidge mengembangkan Domain Name System (DNS) dan mengusulka sistem pengamatan berbentuk user@host.cdomain. Pada tahun 1984 DNS diperkenalkan di internet dengan menyebutkan nama-nama jenis domain seperti . gov, .mil,.org, .net dan .com.

Pada tahun 1986 TCP/IP mulai tersedia pada workstaiton dan PC. Tahun ini pula National Science Foundation mendanai NSFNET sebagai tulang punggung internet berkapasitas 56 kbps dan mengatur internet hanya ditujukan untuk kepentingan riset dan pemerintah yang bersifat tidak komersial.

Pada tahun 1988 Internet Relay Chat disingkat IRC dibuat oleh Jarkko Oikarinen yang berguna untuk malakukan chatting secara online melalui computer

Pada tahun 1989 Australia, Jerman, Israel, Italia, Jepang, Mexico, Belanda, Selandia Baru dan Inggris bergabung ke internet. Jaringan bernama JUNET di Jepang mulai berhubungan dengan NSFnet.

Pada tahun 1989, TIM Berners_lee periset dari inggris yang bekerja di CERN, Swiss, mengajukan konsep yang disebut sistem hypertext. Sistem ini mungkinkan melihat dikument secara melompat-lompat dan bisa berjalan dalam sistem operasi yang berbeda-beda. Konsep inilah yang disebut World Wide Web atau dikenal dengan nama Web.

Pada tahun 1990 Departemen Pertahanan Amerika membubarkan ARPANET. Saat itu jaringan tersebut berkembang dari 4 buah host menjadi 300.000 host. Saat itu Singapura membangun jaringan TECHNET dan ikut bergabung di internet. Pada tahun ini pula beberapa perangkat lunak seperti Archie, Gopher dan WAIS mulai dipakai.

Pada tahun 1990 World Wide Web (WWW) diluncurkan oleh CERN di Jenewa, Swis. Tim Berner Lee menciptakan Hypertext Markup Laungage atau disingkat html yang menggunakan URL untuk pengalamatan Web. HTML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menyusun tampialn WEB.

Pada tahun 1991 tulang punggung NSFNET diperbaharui dengan kecepatan 44Mbps. Koneksi mencakup 100 negara dan melibatkan lebih dari 600.000 host dan kira-kira 5.000 jaringan. Namun, pada tahun ini NSF sebagai pendananya mencabut larangan komersial untuk internet sehingga membuka peluang perdagangan elektronis.

Pada tahun 1992 jumlah jaringan sudah melampaui 7.500 buah dan jumlah komputer yang terkoneksi sebanyak 1.000.000. Saat itu, audio dan video mulai ada di internet.Pada tahun itu pula, Veronica, sebuah oerangkat pencarian teks, dikeluarkan di Universitas Nevada dan Mozaic lahir. Mozaic adalah browser yang pertama diciptakan. Software ini memadukan texts dan gambar. Penciptanya Marc Andresen dan Eric Bina. Salin itu, tercatat bahwa perusahaan Delphi di Amerika Serikat mulai membuka layanan internet kepada para pelanggannya.

Pada Tahun 1994 Yahoo! yang kepanjangannya adalah Yet Another Hierarchical Officious Oracle didirikan oleh dua orang mahasiswa Universitas Stanford yaitu Jerry Yanf dan David Filo. Yahoo! terkenal sebagai portal yang menyediakan email gratis dan mesin pencari informasi.Pada tahun ini pula Amazon.com didirikan oleh Jeff Bezos.

Pada tahun 1996 perusahaan komputer Dell mulai menjual komputer melalui internet. pembeli bisa memilih komputer dan perangkat keras yang sesuai dengan keinginan mereka sendiri.

Mesin pencari terkenal yang lain adalah Google. Mesin pencari ini diluncurkan pada tahun 1998 oleh Larry Page dan Sergey Brin. Saat itu mereka berdua adalah mahasiswa Universitas Stanford.

Koneksi Internet Broadband

Saat ini, broadband adalah istilah umum yang digunakan untuk berbagai jenis koneksi internet broadband. Broadband yang dimaksud adalah Broadband Internet Connection Broadband adalah berbagai frekuensi yang digunakan untuk mengirim dan menerima data. Sebelumnya, mengakses internet adalah proses yang sangat lambat karena koneksi dial-up.

Istilah, broadband mengacu pada koneksi bandwidth  internet. Istilah bandwidth umumnya digunakan untuk merujuk pada kecepatan transfer data, dalam hal jaringan komputer dan koneksi internet.  transfer data biasanya diukur dalam bit per detik (bps). Dalam koneksi internet broadband, kecepatan transfer sangat tinggi dibandingkan dengan koneksi dial-up internet. Ada berbagai jenis koneksi internet broadband, tergantung pada kecepatan, biaya dan ketersediaan. Beberapa jenis koneksi internet broadband :

  1. ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Line)

ADSL adalah koneksi broadband yang umum digunakan untuk keperluan rumahan dan komersial. ADSL merupakan saluran digital yang dapat digunakan untuk mengakses internet tanpa mengganggu saluran telepon. ADSL bekerja dengan kecepatan lebih dari 512 kbps. ADSL memungkinkan kecepatan internet koneksi tinggi tanpa mengganggu kesibukan saluran telepon. Dalam kasus koneksi ADSL, kecepatan download lebih besar daripada kecepatan upload, sehingga diistilahkan dengan ‘asimetris’ karena perbedaan dalam kecepatan download dan upload.

  1. SDSL (Symmetric Digital Subcriber Line)

SDSL (Symmetric Digital Subcriber Line) mirip dengan ADSL, hanya berbeda dalam satu aspek, yaitu kecepatan upload. Koneksi internet broadband SDSL ditandai dengan kecepatan upload dan download identik. Hal ini bermanfaat untuk tujuan komersial dan bisnis jika memerlukan kecepatan upload yang tinggi, dan koneksi SDSL memenuhi persyaratan untuk itu. Biaya SDSL lebih mahal dibandingkan dengan ADSL, tetapi hal ini bukanlah menjadi beban jika mempertimbangkan keuntungan dari sisi bisnis.

  1. Wireless Broadband Internet Connection

Wireless Broadband Internet Connection adalah koneksi yang kita butuhkan, seperti laptop, palmtop dan ponsel, semua memiliki koneksi internet nirkabel.  Kecepatan  proses download yang disediakan oleh jenis akses  teknologi  ini berkisar 128 kbps sampai 2 Mbps. Teknologi ini berkembang karena meningkatnya penggunaan perangkat nirkabel seperti ponsel dan laptop.dan kapsul.

  1. Cable Broadband Internet Connection

Internet dapat diakses melalui sambungan TV kabel. Koneksi kabel internet  broadband dibuat tersedia bersama dengan saluran TV kabel. Kabel koneksi internet broadband menyediakan kecepatan mulai dari 2 Mbps sampai 8 Mbps. Sambungan secara luas digunakan di daerah perumahan di beberapa kota-kota besar. Hal ini lebih populer dibandingkan dengan koneksi internet ADSL, meskipun kecepatan download dan upload dari kedua jenis koneksi internet ini  adalah sama.

  1. Satellite Broadband Internet Connection

Semua bentuk koneksi  broadband internet yang dijelaskan di atas memiliki keterbatasan jangkauan secara geografis, koneksi internet Satelit broadband adalah solusi untuk masalah ini. Dalam jenis koneksi internet, satelit geostasioner menyediakan akses internet. Hal ini membutuhkan parabola dan diperlukan. perangkat keras pendukung lainnya untuk menerima sinyal.  Kecepatan yang ditawarkan oleh koneksi internet satelit adalah 2 Mbps untuk download dan 1 Mbps untuk upload. Kecepatan ini lebih sedikit dibandingkan dengan jenis lain dari koneksi broadband. Pada koneksi satelit broadband faktor cuaca mempengaruhi sebagian besar. Sinyal pada jenis koneksi internet broadband ini.

  1. Fiber Optic Broadband Internet Connection

Teknologi serat optik adalah teknologi yang relatif baru yang mengubah sinyal listrik ke sinyal cahaya. Sinyal ini ditransfer melalui kabel fiber optik. Ini adalah bentuk yang dapat diandalkan koneksi internet, tetapi dapat biaya perumahan penghalang bagi konsumen. Hari ini, berbagai bentuk Internet broadband menyediakan cakupan dan mobilitas terbatas pilihan. Teknologi ini berkembang dengan cepat untuk memenuhi persyaratan kecepatan dan kualitas layanan.

Alamat IP dan Hubungannya dengan Nama Domain

Internet Protocol (IP) address adalah alamat numerik yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang memanfaatkan Internet Protocol untuk komunikasi antara node-nya.

Internet Protocol juga memiliki tugas routing paket data antara jaringan, alamat IP dan menentukan lokasi dari node sumber dan node tujuan dalam topologi dari sistem routing. Untuk tujuan ini, beberapa bit pada alamat IP yang digunakan untuk menunjuk sebuah subnetwork. Jumlah bit ini ditunjukkan dalam notasi CIDR, yang ditambahkan ke alamat IP, misalnya, 208.77.188.166/24.

Jadi, IP Addrees (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

Namun sungguh sulit untuk menghapal alamat IP karena alamat ini berupa angka-angka. Manusia cenderung susah untuk mengingat angka. Untuk itu diperkenalkan suatu sistem Nama Domain atau DNS. Domain dapat diartikan sebagai suatu daerah kekuasaan. Dalam hubungannya dengan Internet maka Nama Domain merujuk pada alamat sebuah website. Contohnya www.yahoo.com, www.google.com, atau www.detik.com. Nama domain ini diketikan dibagian URL atau address bar pada browser ( Internet Explorer atau Mozilla Firefox, dll ). Nama Domain lebih mudah diingat karena merupakan susunan kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari.

DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. DNS dapat juga disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang diminta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer satu dengan komputer lainnya.

Fiture dari Browser dan Komponen dari Alamat Web

Web browser adalah suatu perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan halaman-halaman web yang ada di Internet. Web broser membutuhkan suatu aplikasi untuk menjalankan program yang dibuat. Contoh- contoh web browser yaitu Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explorer, Opera, Safari, Maxton, Flock, Avant Browser, Deepnet Explorer, Phases Out, dan lain-lain.

Namun diantara browser-browser tersebut tentunya memiliki fitur-fitur yang berbeda. Berikut ini penjelasan mengenai fitur-fitur tersebut, yaitu :

  1. Mozilla Firefox

Fitur-fitur yang ada :

  • Sync
  • Inspektur Page View 3D
  • CSS text-size-adjust
  • Style Editor CSS
  • Firefox Notification
  1. Google Chrome

Fitur-fitur yang ada :

  • Drag and Drop Download
  • Resources Page
  • Task Manager
  • Perhitungan cepat dari Addres Bar
  1. Internet Explorer

Fitur-fitur yang ada :

  • Hardware Acceleration,
  • Add-on Performance Advisor
  • Enhanced Tabs
  • Internet Explorer
  • Download Manager
  • Pin to Task
  • All in One Box
  1. Opera

Fitur-fitur yang ada :

  • Tab stacking
  • Mouse gesture
  • Opera turbo
  • Opera link
  • Password manager
  1. Safari

Fitur-fitur yang ada :

  • iCloud Tabs
  • Offline Reading List
  • Photo Library
  • Nitro Engine
  • Cover Flow
  • Smart Address Field
  • Smart Search Field
  1. Flock

Fitur-Fitur yang ada :

  • Photo Uploader
  • People Sidebar
  • Webmail
  • Blog Editor
  • Media Bar
  • Accounts And Services Sidebar
  • Web Clipboard
  1. Avant Browser

Fitur-Fitur yang ada:

  • AutoFills
  • RSS Reader
  • Popup / iklan Blockers
  • Melindungi Kerahasiaan
  • Profil penyimpanan online
  • Flash Animation Filter
  • Multi-Window Browsing
  • Built-in Search Engine
  • Customizable Skins

Komponen atau bagian-bagian yang harus ada dalam sebuah website sehingga situs atau website tersebut dapat online dan berfungsi dengan baik. Berikut adalah komponen-komponen website:

A. DOMAIN

Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi alamat (IP address) server komputer seperti web server atau email server di internet.Domain memberikan kemudahan pengguna internet untuk melakukan akses ke server dan memudahkan mengingat server yang dikunjungi dibandingkan harus mengingat sederetan angka-angka IP Address.Domain memiliki beberapa level, yaitu:

  1. Top Level Domain adalah deretan kata dibelakang nama domain seperti: .com (dotcommercial) .net (dotnetwork) .org (dotorganization) .edu (doteducation) .gov (dotgoverment) .mil (dotmilitary) .info (dotinfo) dll. Ada dua macam Top Level Domain, yaitu Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD). gTLD adalah seperti yang pada di list diatas dan ccTLD adalah TLD yang diperuntukkan untuk masing-masing negara, seperti Indonesia dengan kode ID (co.id, net.id, or.id, web.id dst) atau Malaysia dengan kode MY (com.my, net.my, dst).
  2. Second Level Domain (SLD) adalah nama domain yang anda daftarkan. Misalnya nama domain yang anda daftarkan adalah domainku.com, maka domainku adalah SLD dan .comnya adalah TLD.
  3. Third Level Domain adalah nama setelah Second Level Domain . Misalnya nama domain yang anda miliki adalah domainku.com, maka anda dapat menambahkan nama lain sebelum domainku, yaitu mail.domainku.com atau estrex.domainku.com. Adapun layanan yang menjual third level domain salah satunya adalah enom dengan : .us.com, .br.com, .cn.com, dst. Atau yang gratis seperti co.cc, cz.cc dst.

B. HOSTING

Hosting adalah space harddisk dalam komputer server yang digunakan untuk penyimpanan database, email dan file web. Ada banyak spesifikasi hosting, tetapi beberapa yang penting adalah:

  • Space / kapasitas hosting: Ini adalah besarnya data yang bisa Anda taruh di hosting. Ukurannya adalah Megabytes, Gigabytes, Terabytes.
  • Bandwidth atau besarnya kuota transfer data per bulan. Ukurannya adalah Megabytes/bulan, Gigabytes/bulan, Gigabytes/bulan. Bandwidth ini direset ke nol tiap bulannya
  • Jumlah database: Ini adalah menentukannya banyaknya database yang bisa Anda buat / taruh di hosting.
  • Jumlah addon domain: Banyaknya domain lain yang bisa Anda tambahkan ke hosting.
  • Jumlah akun email: Banyaknya akun email yang bisa Anda buat.

C. SERVER WEB

Server web atau peladen web dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web.

Penggunaan paling umum server web adalah untuk menempatkan situs web, namun pada prakteknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis.Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.Pemanfaatan server web saat ini tidak terbatas hanya untuk publikasi situs web dalam World Wide Web, pada prakteknya server web banyak pula digunakan dalam perangkat-perangkat keras lain seperti printer, router, kamera web yang menyediakan akses layanan http dalam jaringan lokal yang ditujukan untuk menyediakan perangkat manajemen serta mempermudah peninjauan atas perangkat keras tersebut.

D. DATA CENTER

Data Center adalah suatu fasilitas tempat yang digunakan untuk meletakkan system computer beserta komponen-komponennya, system ini meliputi system komunikasi dan penyimpanan data. Keberadaan data center sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan bisnis, karena memiliki banyak manfaat untuk kinerja sebuah perusahaan yang profesional. Keberadaan data center akan sangat besar manfaatnya manakala ada hal tak terduga yang melanda sebuah perusahaan.Berdasarkan fungsinya, data center dibagi menjadi 2 kategori umum yaitu:

  1. Internet Data Center: hanya untuk mendukung aplikasi terkait dengan Internet saja, biasanya dibangun dan dioperasikan oleh service provider atau perusahaan yang memiliki model bisnis berdasarkan pada Internet commerce.
  2. Corporate/Enterprise Data Center: mendukung semua fungsi yang memungkinkan berbagai model bisnis berjalan pada layanan Internet, intranet, dan keduanya.

Fungsi pada Komponen Data Center:

  1. Daya (Power Capacity)

Bertanggung jawab untuk mendistribusikan kekuatan untuk peralatan listrik / elektronik.

  1. Pendingin (Cooling Capacity)

Mendinginkan mesin agar mesin tidak terlalu panas.

  1. Kabel (Cabling)

Digunakan untuk menyambungkan/menghubungkan setiap komponen.

  1. Temperatur dan kontrol kelembapan (Temperature and humidity control)

Menyesuaikan suhu yang tepat dan kontrol kelembaban, built-in filter udara dan mampu dipantau dari jarak jauh dengan peralatan yang sesuai.

  1. Sistem pengaman kebakaran (Fire and smoke system)

Mempekerjakan sampling udara terus menerus dan mendeteksi partikel yang dipancarkan selama tahap awal kebakaran.

  1. Keamanan fisik (Physical security)

Digunakan sebagai pelindung untuk melindungi kontak fisik dari luar,seperti benturan,dll.

  1. Ruang rak dan lantai (Rack space and raised floor)Rak digunakan untuk penyimpanan server di data center dan untuk pemanfaatan ruang yang lebih baik. Kebanyakan data center memiliki lantai terangkat. Bertujuan untuk memberikan ruang tambahan di bawah untuk pemasangan kabel dan tujuan ventilasi.

Servis Utama pada Data Center:

  1. Infrastruktur yang Menjamin Kelangsungan Bisnis

Aspek-aspek yang mendukung kelangsungan bisnis ketika terjadi suatu kondisi kritis terhadap data center. Aspek-aspek tersebut meliputi kriteria pemilihan lokasi data center, kuantifikasi ruang data center, laying-out ruang dan instalasi data center, sistem elektrik yang dibutuhkan, pengaturan infrastruktur jaringan yang scalable, pengaturan sistem pendingan dan fire suppression.

  1. Infrastruktur Keamanan Data Center

Terdiri dari sistem pengamanan fisik dan non-fisik pada data center. Fitur sistem pengamanan fisik meliputi akses user ke data center berupa kunci akses memasuki ruangan (kartu akses atau biometrik) dan segenap petugas keamanan yang mengawasi keadaan data center (baik di dalam maupun di luar), pengamanan fisik juga dapat diterapkan pada seperangkat infrastruktur dengan melakukan penguncian dengan kunci gembok tertentu. Pengamanan non fisik dilakukan terhadap bagian software atau sistem yang berjalan pada perangkat tersebut, antara lain dengan memasang beberapa perangkat lunak keamanan seperti access control list, firewall, IDS dan host IDS, fitur-fitur keamanan pada Layer 2 (datalink layer) dan Layer 3 (network layer) disertai dengan manajemen keamanan.

  1. Optimasi Aplikasi

Akan berkaitan dengan layer 4 (transport layer) dan layer 5 (session layer) untuk meningkatkan waktu respon suatu server. Layer 4 adalah layer end-to-end yang paling bawah antara aplikasi sumber dan tujuan, menyediakan end-to-end flow control, end-to-end error detection and correction, dan mungkin juga menyediakan congestion control tambahan. Sedangkan layer 5 menyediakan riteri dialog (siapa yang memiliki giliran berbicara/mengirim data), token management (siapa yang memiliki akses ke resource bersama) serta sinkronisasi data (status terakhir sebelum link putus). Berbagai isu yang terkait dengan hal ini adalah load balancing, caching, dan terminasi SSL, yang bertujuan untuk mengoptimalkan jalannya suatu aplikasi dalam suatu sistem.

  1. Infrastruktur IP

Infrastruktur IP menjadi servis utama pada data center. Servis ini disediakan pada layer 2 dan layer 3. Isu yang harus diperhatikan terkait dengan layer 2 adalah hubungan antara ladang server dan perangkat layanan, memungkinkan akses media, mendukung sentralisasi yang reliable, loop-free, predictable, dan scalable. Sedangkan pada layer 3, isu yang terkait adalah memungkinkan fast-convergence routed network (seperti dukungan terhadap default gateway). Kemudian juga tersedia layanan tambahan yang disebut [[Intelligent Network Services]], meliputi fitur-fitur yang memungkinkan application services network-wide, fitur yang paling umum adalah mengenai QoS (Quality of Services), multicast (memungkinkan kemampuan untuk menangani banyak user secara konkuren), private LANS dan policy-based routing.

  1. Storage
  2. Terkait dengan segala infrastruktur penyimpanan. Isu yang diangkat antara lain adalah arsitektur SAN, fibre channel switching, replikasi, backup serta archival

E. CPANEL

Cpanel adalah kontrol panel terproteksi. Fasilitas ini memudahkan pemilik account hosting untuk mengatur seluruh fasilitas web hosting yang dimilikinya. Untuk masuk perlu username dan password. Informasi alamat akses Cpanel dan login ada dalam email aktivasi hosting. Cpanel sendiri ditampilkan dalam format web base, yang berarti bisa kita akses melalui browser internet, seperti Opera, Google Chrome, dll. Fungsi Cpanel adalah sebagai jembatan perintah-perintah teknis ke program-program pendukung website yang berada di web server. Program pendukung website misalnya database MySQL, Apache/LiteSpeed, PHP, dll. Karena fungsinya sebagai jembatan, maka web designer bisa mengelola kebutuhan website. Beberapa diataranya adalah:- Membuat atau menghapus alamat email

  • Menciptakan email forwarder
  • Membuat atau menghapus nama/user database MySQL
  • Upload file-file website dan database
  • Mengatur konfigurasi PHP
  • Melihat statistik pengunjung website
  • Konfigurasi keamanan (security) folder/website
  • Pengaturan sub domain/parkir domain dan tambahan domain (addon domain)
  • Install instan script website, misal wordpress, joomla, dll.

Cpanel didesain sebagai dedikasi server atau virtual private server. Versi terbaru Cpanel mendukung instalasi pada CentOS, Red Hat Enterprise Linux (RHEL), dan CloudLinux. Dan cPanel 11.30 adalah versi terakhir untuk mendukung FreeBSD. Selain Cpanel ada juga kontrol panel website merk lain seperti Plesk, Webmin, Direct Admin, dll.

F. CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS)

Content Management System atau yang sering disebut dengan CMS (dalam bahasa indonesia Sistem Pengelolaan Konten) merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengelola dan memfasilitasi proses pembuatan,pembaharuaan,dan publikasi content secara bersama (Collaborative Management System).Contentn mengacu pada informasi yang berupa text,gambar,grafik maupun dalam format-format lain yang bisa dipakai kedalam CMS itu sendiri guna untuk mempermudah dalam proses pembuatan, pembaharuan, pendistribusian, pencarian, penganalisisan, dan meningkatkan  leksibilitas yang kemudian ditransformasikan kedalam bentuk yang lain agar dapat lebih menarik dan mudah dipahami. Terminologi CMS sendiri cukup luas,diantaranya adalah software aplikasi, database, arsip, workflow, dan alat bantu lainnya yang dapat dikelola sebagai bagian dari mekanisme jaringan informasi suatu perusahaan maupun global. Content Management System (CMS) terbukti merupakan aset penting bagi perusahaan untuk mengelola content situs web dan portal yang dimiliki oleh sebuah perusahaan secara efisien dan efektif,sehingga mendapatkan alokasi dana yang lebih.Saat ini,banyak perusahaan yang mengkobinasikan content tak berstruktur dengan transaksi tradisional dan application logic untuk membangun aplikasi berbasis Web.Web application ini mewujudkan interaksi yang lebih personal dengan para user-nya,dan meningkatkan kinerja perusahaan dengan menyediakan layanan mandiri bagi para karyawan,partner,penyedia barang dan pelanggan.Applikasi berbasis Web yang semakin canggih,secara tidak langsung meningkatkan peranan dan pentingnya CMS sebagai bagian dari  infrastruktur aplikasi perusahaan.Dari sebuah kinerja yang sangat bagus,kini hasilnya sangat memuaskan.Kini banyak perusahaan yang tidak bisa dianggap remeh dengan adanya CMS yang digunakan sebagai aplikasi web. Ada banyak CMS yang tersedia dan banyak digunakan saat ini,diantaranya adalah:

  • Joomla!
  • WordPress
  • Drupal
  • PHPbb
  • AuraCMS
  • Mambo
  • Moodle,dan masih banyak yang lainnya.

Cara Pencarian yang Efektif di Web

  1. Gunakan Kata yang Lebih Spesifik

Salah satu kelalaian yang sering dibuat ketika melakukan pencarian melalui web adalah menggunakan kata-kata yang terlalu umum. Untuk itu, mulai sekarang jangan lupa untuk selalu menggunakan kata kunciyang lebih spasifik karena web tidak bisa memahami kebutuhan informasi yang diinginkan oleh masing-masing orang.

  1. Gunakan Kata yang Bervariasi

Jika Anda belum menemukan informasi yang ingin Anda dapatkan meski telah menggunakan kata kunci yang lebih spesifik, mencoba dengan kata kunci yang patut untuk dicoba. Bagaimanapun seluruh informasi di internet pada dasarnya berasal dari manusia yang tentu saja diungkapkan dalam beragam cara dan bahasa. Oleh karna itu tidak ada salahnya jika Anda menggunakan kata kunci yang lebih bervariasi dalam mencari informasi dari internet.

  1. Gunakan Kalimat Tanya

Selain menggunakan kata kunci, mencari tahu dengan menggunakan kalimat tanya juga dapat Anda pakai sebagai alternatif.

  1. Gunakan “Tanda Kutip”
  2. Gunakan Tanda Plus(+) dan Minus (-)

Manfaat dan Resiko Menggunakan Jejaring Sosial

Berbicara jejaring sosial sekarang ini memang sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat, hampir tiap individu menggunakan media jejaring sosial dari yang muda hingga yang tua baik untuk berbinis maupun hanya sebatas terhubung dengan teman.
Dengan adanya media jejaring sosial memang sangatlah membantu dalam berhubungan dengan orang lain, baik teman maupun saudara. Namun di dalam kemudahan itu juga terdapat manfaat dan resikonya, berikut akan dijelaskan dampak yang terjadi dalam penggunaan media jejaring sosial.

Dampak Positif :

  1. Sebagai tempat promosi Dengan banyaknya orang yang menggunakan jejaring sosial, membuka kesempatan kita untuk mempromosikan produk/jasa yang kita tawarkan
  2. Ajang memperbanyak teman, Dapat menambah teman baru maupun relasi bisnis dengan mudah
  3. Sebagai media komunikasi, Mempermudah komunikasi kita dengan orang-orang, baik dalam maupun luar negeri Tempat mencari informasi, Banyak juga instansi pencari berita yang menggunakan media sosial sebagai media penyeberannya
  4. Tempat berbagi, Dengan fitur yanga ada pada media sosial kita dapat dengan mudah saling bertukar data baik berupa foto, dokumen, maupun pesan suara

Dampak Negatif :

  1. Munculnya tindak kejahatan, Banyak juga orang yang menggunakan media sosial sebagai alat untuk melakukan kejahatan seperti contohnya penculikan dan penipuan
  2. Mengganggu hubungan antar pasangan, Media sosial juga dapat memicu kecemburuan antar pasangan jika memang pasangan itu berhubungan yang tidak wajar dengan orang lain
  3. Menimbulkan sifat candu, Media sosial juga dapat menimbulkan candu yang dapat mengakibatkan sifat penggunanya menjadi autis atau lebih menutup diri pada kehidupan sekitar

 

Sumber :

http://www.artikeltik.com/sejarah-internet.html (diakses pada 22 Februari 2016 pukul 11.45)

https://inconcept.wordpress.com/2010/02/05/apa-yang-dimaksud-dengan-koneksi-internet-broadband/ (diakses pada tanggal 21 Februari 2016 pukul 18.37)

http://yusufilham.web.ugm.ac.id/2015/09/12/internet-broadband-pengertian-dan-jenis-jenis-koneksi-internet-broadband/ (diakses pada tanggal 21 Februari 2016 pukul 18.41)

http://cintaolivia.blogspot.co.id/2011/10/pengertian-ip-address-domain-name.html (diakses pada tanggal 21 Februari 2016 pukul 19.15)

http://dhableg.blogspot.co.id/2011/10/pengertian-ip-address-dan-domain-name.html (diakses pada 21 Februari 2016 pukul 19.24)

http://anzilanggra.blogspot.co.id/2013/02/jenis-jenis-browser-dan-fitur-fiturnya.html (diakses pada 21 Februari 2016 pukul 20.03)

http://teoriinternett.blogspot.co.id/2013/02/pengertian-jenis-jenis-browser-dan.html (diakses pada 21 Februari 2016 pukul 20.11)

http://vianuza.blogspot.co.id/2015/06/komponen-komponen-web.html (diakses pada 21 Februari 21.24)

http://www.plimbi.com/article/12751/cara-mencari-informasi-di-internet (diakses pada 22 Februari 2016 pukul 12.18)

http://nusindo.co.id/dampak-positif-dan-negatif-menggunakan-sosial-media/ (diakses pada 22 Februari 2016 pukul 11.23)


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa